Sebelum menikah sudah pasti q memiliki angan-angan dan harapan tentang jodoh q yang ideal (sudah pasti yang menguntungkan q .....) sampai akhirnya q diketemukan dengan suami q tercinta..... ada banyak kompromi yang q rasakan untuk hubungan kami,yang pada akhirnya tidak jarang membuat q kecewa dan tentunya juga sakit hati juga kesedihan yang sangat,yang akhirnya semua itu sampai di suatu titik dimana q merasa sangat putus asa,dan q terus mencari jawaban apa sebenernya yang terjadi,apa kesalahan q kekurangan q........???? Dan saat itulah q mendapat jawabannya Allah SWT telah memberikan q jawaban itu...kenapa q enggak bahagia,kenapa q slalu merasa kecewa dan sakit hati...... Astaqfirullah.... ternyata selama ini q kurang bersyukur dengan apa Allah SWT taqdirkan buat q,q tidak pernah bersyukur dengan semua yang q miliki saat ini.... anak-anak yang sehat, pintar,suami yang baik, temen-temen juga saudara yang sayang dan peduli terhadap kami, ternyata q tidak pernah bersyukur akan jodoh yang diberikan Allah SWT buat q, harapan dan angan2 q terlalu tinggi terhadap pasangan tanpa q lihat realita yang ada, q slalu menuntut pasangan q sempurna, q slalu memaksakan apa yang q mau,q tau tujuan q baik buat dan untuk kebaikan suami q juga...q sekarang sadar cara q yang salah, realita itu tidak pernah q lihat,q tidak pernah berfikir suami q bisa enggak, mampu enggak,q tidak pernah melihat tersinggungkah atau sakit hatikah suami dengan semua aturan dan tuntutan q (maafkan q suami q sayang ...)
Kini q sadar manusia tidak ada yang sempurna, harapan q lah yang setinggi langit hanya melihat kebahagiaan itu dari sisi yang q tau aja tampak melihat banyak sisi lain yang kesemuanya itu lebih indah dari yang q bayangkan....kebahagiaan dunia yang slalu q bayangkan, harta melimpah,barang mewah dll... q tidak bersyukur dengan nikmat sehat selama ini.....q sadar kita boleh punya cita-cita dan harapan setinggi langit tapi lihatlah realita yang ada,mampukah kita menggapai semua itu?dan yang paling utama rasa syukur dan terima kasih sama Allah SWT .....Alhamdulillah ....terima kasih suami q dengan semua usahanya membahagiakan q juga anak2, tetaplah menjadi suami yang baik yang sayang dan cinta sama keluarga,tetap jadilah dirimu sendiri,jadilah contoh yang baik buat anak-anak kita.... jangan pernah menengok kebelakang teruslah maju kedepan ....(terima kasih sayang....)
Ternyata..... kekecewaan,kesedihan,luka hati dan merasa slalu tidak beruntung itu itu semua karena angan-angan dan harapan kita yang terlalu tinggi,jadi semakin tinggi angan-angan dan harapan itu bila tidak tercapai akan semakin berat juga kekecewaan,kesedihan, luka hati juga akan semakin merasa sangatlah tidak beruntung..... carilah kebahagiaan itu dengan kapasitas kita,semampu usaha kita.... jangan pernah melihat kesuksesan,kebahagiaan orang lain menjadi ancaman buat kita ... berbahagialah !!!!!carilah kebahagiaan itu.... bersyukurlah dan nyakinlah terhadap takdir Allah SWT buat kita.... dan jangan pernah meragukan semua itu.... Allah SWT tau apa yang terbaik buat kita.... dengan pasangan cobalah saling intropeksi diri,saling sayang,daling mengingatkan dan saling menerima kekurangan pasangan kita,tapi dengan begitu bukan berarti kita hanya diam dengan kekurangan itu cobalah untuk memperbaikinya dan berusahalah untuk menjadi lebih baik...
.saling bantu meringankan tugas pasangan,saling mengerti dan memahami.... tanpa harus menuntut ini hak mu mana hak aku, ini kewajibanku mana kewajibanmu....m jadikanlah kekurangan padanganmu menjadi kelebihanmu dan sehingga mempererat hubungan bukan menjadikan kekurangan itu menjadi awal persengketaan ....bahagialah.....bahagialah..... dan semoga kita menjadi orang-orang yang beruntung..... Aamiinnn....😄😄😄😄😍😍😍😍😘😍😘😍😍
